Salah ketika menganggap diri kita adalah seorang makhluk yang paling menyedihkan?
Sering nggak si kalian berpikiran begitu? Merasa bahwa apa yang kalian alami adalah hal paling menyedihkan dibanding dengan kisah orang lain. Dulu, aku sering berpikir demikian, sehingga aku selalu menganggap bahwa orang lain tak akan mengerti apa yang aku rasakan. Seiring menuanya diri ini, semakin banyak orang yang aku temui, cerita yang aku dengar, dan kehidupan yang aku lihat. Ternyata lewat itu Allah menunjukkan kuasa-Nya. Aku merasa paling menyedihkan ketika aku menganggap diri ini paling terluka, paling sengsara. Hanya karena menurutku luka-luka yang ku temui dari kehidupan orang lain adalah belum seberapa untuk luka yang aku lalui, aku selalu menganggap diri ini menyedihkan. Betapa aku kurang bersyukur terhadap Kuasa Allah. Aku terlalu sombong. Belajar dari hidup, aku semakin sadar bahwa setiap manusia pasti akan menemui lukanya masing-masing. Luka yang tak selalu sama dan luka yang selalu sembuh atau yang semakin menyakitkan. Allah akan tahu pada siapa luka itu akan diberikannya. Terkadang mungkin kita menganggap luka yang orang lain rasakan saat itu tak seharusnya membuatnya terlalu jatuh dan lain-lain, karena kita menganggap kita mampu ketika melalui luka itu atau merasa bahwa luka itu sudah pernah kita lalui. Banyaknya luka yang ku dapat selama kehidupanku di bumi tercinta ini menjadikan aku semakin banyak bersyukur. Bersyukur ketika luka yang kita alami dapat membantu orang lain, dengan sakit yang pernah kita alami maka kita akan menjadi lebih paham bagaimana mengatasi dan mengobatinya, ketika saudara kita ada yang mencurahkan hatinya tentang luka yang sama, mungkin pengalaman kita ini bisa menjadi sedikit solusi untuknya. Selain itu, kita jadi lebih bisa belajar menghargai orang lain, kita bisa belajar memperlakukan orang lain, karena kita sudah pernah di posisi yang sama. Sebahagia apapun kita melihat tawa orang lain, pasti orang itu pernah merasakan luka, walau hanya satu atau dua. Bukankah Allah menciptakan kehidupan ini dengan berpasang-pasangan. Ada suka..maka ada luka...
Comments
Post a Comment