Assalamu’alaikum Warahmatullah
Kali ini aku mau review hasil kajian tanggal 19 Februari 2020, sudah agak lama si, maaf baru sempat nulis, banyak tugas. Hehe..
Jadi di kajian kali ini pembicaranya ialah seorang dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Dewi Inong Irana, SsKK, FINSDV. Kajian kemuslimahan Rabu sore di Masjid Ukhuwah Islamiyah UI Depok ini membahas mengenai fiqih kesehatan wanita, khususnya tentang hijab yang dipandang dari segi medis. MasyaAllah...
Pernah nggak sih ngalamin rambut rontok, terus yang disalahin hijabnya? “Aaah..ini ma karena ketutup kerudung terus, kulit kepala sama rambutnya jadi lembab, jadi mudah rontok, jadi kering kerontang rambutnya, jadi ketombean...jadi inilah itulah”, astaghfirullah....
Kenapa jadi hijab ya yang disalahin??Padahal kan.....
Yukk simak penjelasan di bawah ini dengan ke-enjoy-an yang haqiqi hha..
Jadi ukhti, dr. Inong ini ternyata sudah melakukan penelitian ketika beliau menyusun tesisnya, mengenai kerontokan rambut pada wanita khususnya yang berhijab. Hasil penelitiannya yaitu seluruh kerontokan rambut yang terjadi ternyata karena keturunan dan tidak ada satu pun muslimah yang mengalami kerontokan akibat dari penggunaan kerudung. Begitu kurang lebih hasil penelitian beliau, yang sekilas beliau sampaikan. Jadi, pada intinya tidak ada alasan bahwa rambut yang rusak ialah disebabkan oleh pemakaian hijab, kalau begitu adanya hijab hanya berdampak negatif dong. Padahal Allah saja mewajibkan seorang muslimah untuk berhijab. Maka dari itu, sebaiknya kita memperkaya wawasan kita tentang cara merawat dan mencegah supaya rambut kita jauh dari kerontokan yang membuat kebanyakan muslimah stres. Daripada kita menyalahkan si hijab yang tidak tahu apa-apa, lebih baik kita mencari ilmu yang akurat bukan?
Jadi, begini ukhti beberapa cara perawatan rambut untuk mencegah kerontokan:
1. Sering mengubah garis belahan dan gaya rambut
2. Sering mengurai rambut
3. Menyisir rambut secukupnya
4. Melindungi rambut terhadap sinar matahari
5. Menyediakan waktu untuk merawat rambut
6. Tidak menyisir ketika rambut basah
7. Biarkan kering alami
8. Jika memakai hair dryer gunakan temperatur yang rendah
9. Pemakaian hair dryer pada jarak 10-15 cm
10. Gunakan sisir, bukan sikat rambut
11. Gunakan sisir yang bergigi jarang
12. Tidak mengikat rambut terlalu kencang
Dua belas poin di atas perlu kita ketahui sebelum kita menuduh sembarangan hijab yang tak salah apa-apa. Jadi, kerontokan ataupun kerusakan rambut lainnya yang sering ukhti-ukhti alami, khususnya yang berhijab sebenarnya bukan terletak pada masalah hijab yang dikenakan, melainkan kita yang masih minim mengenai cara merawat rambut kita. Di poin ke-4 saja kita sebaiknya melindungi rambut dari sinar matahari, sedangkan hijab yang kita kenakan sudah memenuhi poin tsb. Kita tidak perlu repot-repot menggunakan payung, topi, caping, dll. Dengan memakai hijab kita sudah cukup aman dari sinar matahari yang selalu menyinari kita di bumi yang tropis ini. Jadi, yang perlu kita ubah adalah cara memperlakukan rambut kita agar selalu sehat, salah satunya adalah manfaat dari kita memakai hijab, selalu terlindungi dari sinar matahari yang justru merusak rambut kita.
Selain melindungi rambut, hijab juga merupakan salah satu identitas seorang muslimah, hijab yang terjulur dari atas kepala sampai menutup dada akan menjaga dan mencegah kita dari segala fitnah-fitnah yang akan membahayakan diri kita. Kemudian dr. Inong juga membagikan pengalamannya ketika beliau mengunjungi negara Portugal, di sana beliau membeli makan di salah satu restoran ternama yang di Indonesia sendiri restoran tsb merupakan restoran halal, sebut saja M*d. Kemudian sesampainya beliau di kasir, beliau ditanya “are you moslem?”, dan si kasir itu langsung memberi tahu bahwa makanan yang mereka sajikan itu proses penggorengannya menggunakan minyak babi. Apa coba yang menjadikan si kasir itu notice jika dr. Inong seorang muslim? Apa lagi coba? selain dari adanya hijab yang digunakan oleh dr. Inong. MasyaAllah ya....
Itu salah satu contoh dimana hijab merupakan identitas dan wujud penjagaan diri bagi seorang muslimah.
Okey lanjut, jadi setelah kita tahu bagaimana cara merawat rambut kita dengan baik dan benar, kita juga harus tahu nih bagaimana si pemakaian kerudung yang baik dari segi medis? Kita juga harus memahami ini, supaya kita tidak salah dalam memilih kerudung. Jangan sampai kita menyalahkan kerudung yang kita gunakan, padahal karena kurangnya pemahaman kita mengenai cara memilih kerudung yang tepat untuk kesehatan.
Jadi, ada tujuh poin penting mengenai anjuran penggunaan kerudung yang baik:
1. Menggunakan kerudung berbahan katun atau kaos
2. Tidak memakai lapisan dalam atau bando (yang dimaksud di sini ialah ketika bando atau dalaman kerudung itu terlalu ketat atau bikin pusing)
3. Jumlah lapisan <4
4. Gunakan warna lembut atau putih lebih sering
5. Tidak menutup rambut ketika basah
6. Usahakan panjang rambut <60 cm
7. Pemakaian longgar menutup dada
Kemudian, terkait dengan kerontokan rambut ni, dr. Inong kemarin telah memaparkan cara menghitung kerontokan rambut, apakah kerontokan itu masih dalam perhitungan wajar atau memang perlu diberikan perhatian yang lebih. Begini caranya:
● Kumpulkan rambut yang rontok dalam 3 hari
● Setelah 3 hari, hitung jumlah rambut yang rontok kemudian dibagi 3
●Jika hasilnya >100 maka dapat diklasifikasikan sebagai rambut rontok yang perlu perlakuan khusus
●Jika hasilnya <100 maka hal tersebut termasuk hal yang normal
*Rambut yang dihitung ialah rambut yang rontok sampai ke akarnya, bukan rambut patah.
Bersambung....
(Masih ada part selanjutnya ya ukh...jangan bosan membaca, semoga bermanfaat ya sharing-nya)

Comments
Post a Comment