Kedap Peka

Pada empat pintu yang tertutup
Berada di tengahnya adalah tangis
Mengetuk satu tak membuka
Mengetuk tiga lainnya tak membuka pula
Di dalamnya hanya gelap dan sunyi
Tak ada teman selain kebingungan
Di dalam ruang yang berhimpit
Tak ada jeda untuk berteriak bebas
Tangis satu-satunya penawar sesaat
Namun ia bukan obat mujarab
Merengek mengamuk meraung sudah tak akan ada lagi yang mendengar
Mungkin saja dinding disini dinding kedap suara
Hingga apapun suara di dalamnya takkan pernah terdengar di luar sana
Sendiri tak semelulunya lemah
Walaupun diri sudah seakan tak sanggup menopang
Kekuatan akan kesendirian haruslah dikukuhkan
Karena tak mudah untuk menjadi orang yang kuat berdiri tanpa penopang
Seperti halnya kaki yang lemas
Ia sulit untuk berdiri
Tak pernah meminta untuk dikasihani
Tak pernah meminta untuk dipedulikan
Karena mengerti adalah satu kata yang lebih dari makna keduanya
Jangan bilang pernah merasakan kalau masih ingin menang sendiri

Comments